Rabu, 06 Mei 2015

DETERMINER



I. DETERMINER

Determiner adalah kata atau kelompok kata yang ditempatkan di depan noun untuk membatasi makna noun tersebut. Salah satu fungsi determiner yang paling besar adalah memperjelas keberadaan suatu kata benda. Ada banyak jenis determiner yaitu:
1.   a, an, the
      2.  my, your, his, her, its, our, their, whose
      3.   each, every
      4.  either, neither
      5.   some, any, no
      6.   much, many; more, most
      7.   little, less, least
      8.  few, fewer, fewest
      9.  what, whatever; which, whichever
    10.  this, that, these, those
    11.  both, half, all
    12.  several
    13.  enough



Contoh determiner:
  1. The beginning of my life is interesting.
  2. I am a new mathematics teacher in this school.
Perhatikan dua contoh kalimat yang ada di atas. Determiner yang digunakan oleh kalimat pertama adalah the, sedangkan yang digunakan oleh kalimat kedua adalah a dan this. Determiner mempunyai posisi sebelum kata benda.


II. ARTIKEL

Article untuk kelompok ini adalah the, a, an. Definite Article berfungsi untuk menunjukkan kata benda tertentu yang sudah dapat dimengerti oleh pendengar atau pembaca. Sedangkan Indefinite Article adalah kebalikan dari Definite Article. Kapan sebuah article itu dianggap definite dan indefinite?
  • Definite, jika penulis atau pembicara sudah menyebutkan benda yang sama sebelumnya atau mengkhususkan pada suatu benda.
  • Indefinite, adalah kebalikan dari definite.



Source:

ENGLISH (Short Story)



The Last Day

Everything starts from Heart. The words that always say in every morning when I wake up.
 I don’t know how many times I should hide from him.  I couldn’t do this. He is the only thing that I thought since that day. Just a week ago he was my boyfriend. And now I don’t even know him at all. I don’t understand why we broke  and messed up. So confusing.
“Hey, why you day dreaming?” said Angeline.
“Nope, I just think of my exam tomorrow. I haven’t been studying for two days” explain me.
“It’s okay, you can study now. The exam will be start tomorrow.” Said Angeline.
“Yeah I know.”
All that I said was just a lie. I thought of him again. I couldn’t let him go. I always remember  the day when he was mine.  We used to be together. And now I don’t know about his activities anymore.
On the tenth month of my relationship, he was really different. He never called me at night. He always goes to the music concert every Saturday night. He said that he loves me the more I loved him. He said that  he never left and will be by my side.
After school, I go to Caitlin’s House. I want to talk about my feelings right now. Caitlin is Joe’s bestfriend. And I hope Caitlin can help me to meet up with Joe. I really missed him.
“I miss him so bad. I can’t live without him. All I want is Joe.” Said me.
“Yes I can see it in your eyes. But I’m sorry, Lisa. I think he will never come back to you.” Said Caitlin.
“Why? Should I tell him on the top of the mountain that I really love him?”
“No, Lisa. He just can’t continue. He can’t live like this. You supposed to be smart. He leave you alone, then you should went to another place.”
Don’t you know that I’m really stressed? Joe make me really disappointed with it.” Said me.
“Okay, I will tell him about you. About your feelings.” Tell Caitlin.
If only you know, Joe. I need you now. Do you ever imagine how hard I hold on to thing that I’m really sure it is not mine? It hurts to holding your hand, you know. It hurts to keep myself fine when the fact is I’m not fine at all. I just tired. How many times you will be like that?

(To be continue)

Kamis, 02 April 2015

ENGLISH (Short Story)



ALMOST LOST

When Becca lay down on her bed, she tried to sleep but she can’t sleep. And like she did everytime before she go to sleep, she always thinked about anything, she has a good imagination. And that night she got a good plan and idea, she wanted to told her bestfriends next day. 

Kringg... kringg... the bell is ringing, students enter to their own class. But Becca almost come late because she can’t woke up early in the morning. Becca ran fast as possible because she afraid if mrs. Magda saw her come late to class. After she in the class, she joined with her bestfriends, yes they are Laura and Curt. Two people whos Becca love so much because they’ve been fifth years together until now. Becca, Laura and Curt never getting bored with their friendship, because they always feel so gratefull to have each other. They always did stupid things, laughed, sad, cried, and anything together. Then, mrs. Magda came and start to studied. 

After so long mrs. Magda teached them, the bell ringing again and it’s time to break. Becca, Laura and Curt left their class and they went to canteen, they sat on their usualy used before. Becca and Laura order food and Curt bought some drinks. When thye waiting for their order, Becca remember with her plan last night. And then she told it to her friends, Becca explain it and make it sure to her friends. She said that she want if all of them travelling like a backpaker, Becca wanted went to Kawah Ijen, East Java. She wanted hicking the mountain and finally see blue fire. So, Laura and Curt agree with Becca’s idea. 

After tree months they prepared for everything, they went to Kawah Ijen. They enjoyed all the way, they thinked that “this is will be the best moment ever”. Suddenly they arive there, Banyuwangi, Bondowoso. Becca, Laura and Curt ready for hicking mount Ijen, they have target all of they until on top of mount Ijen and see blue fire in the dawn. 

They walked away together, feel the moments and chances.They walked with guide, because there’s no one 
could went mount Ijen lonely.. Suddenly, they entered the road full of obstacles and very dangerous. 
Because mount Ijen dominant with forest, like a jungle. And now the advanture is really in front of their eyes.
They must be careful and listen for guide’s warn. all of a sudden, Curt wanted to take a rest, he feel so tired. 
But Curt made mistakes, he didn’t told the other, snd he didin’t listen and understanding for guide’s warn.
While, Becca and Laura still walked away, Curt take rest and sat on the grass. Curt looked at Beccas and Laura, 
he keep looked at them, but they didn’t knew that Curt take a rest an leave their group. Then, Becca and Laura 
still walked away, and Curt left behind them. After one hour, Becca and Laura realize that Curt aren’t with 
them. They walked back and searched Curt. Same as with Curt, he searched Becca and Laura. Almost 8 hour 
Curt lost of Becca and Laura. But seddenly, Curt found them, Becca and Laura found Curt too. And they cried 
togther because they wouldn’t lost on of them. And then they still togehter until top of mount Ijen ad saw for 
blue fire ther.












Rabu, 19 November 2014

Manusia dan Penderitaan



BAB VI
Manusia dan Penderitaan

I.  Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu jugamenentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakanpenderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan suatu energi untuk bangit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
II.    Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, kesakitan, kegagalan.

Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah lakupercaya bahwa suatu phobia adalah problem nya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.

III. Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang 3bersangkutan mengalami gangguan.

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negatif.
Positif; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya.
Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapai nya apa yang diinginkan.

Bentuk frustrasi antara lain :
1. Agresi berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hipertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2. Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitif atau ke kanak-kanakan
3. Fiksasi; adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu.
4. Proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif kepada orang lain.
5. Identifikasi; adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
6. Narsisme; adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain.
7. Autisme; ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasi nya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.

Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
1. kota – kota besar
2. anak-anak muda usia
3. wanita
4. orang yang tidak beragama
5. orang yang terlalu mengejar materi

Apabila kita kelompokan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, mislanya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti. Misalnya sifat anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, dan lain lain.

IV.    Penyebab Munculnya Penderitaan
Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia.
Menurut pandangan saya, penderitaan ini muncul disebabkan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya baik dengan antar sesama manusia ataupun dengan alam. Penderitaan ini dapat muncul karena ketidak harmonisan antara elemen satu dengan yang lainnya. contohnya pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya didalam bermasyarakat terdapat perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan diantara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan. dari sinilah penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman. Selain karena ketidak harmonisan dengan sesama, ketidak harmonisan dengan alam juga dapat membawa penderitaan. contohnya apa yang sedang terjadi saat ini yaitu bencana alam terjadi dimana-mana. karena kesalahan manusia terhadap alam lah yang membuat alam menjadi tidak bersahabat lagi dengan manusia maka muncul lah penderitaan pada setiap orang yang terkena bencana alam. penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara fisik dan batin, karena mereka yang terkena bencana alam harus rela kehilangan harta benda bahkan keluarga mereka.

Penderitaan yang muncul karena suatu penyakit/siksaan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia. Beberapa kasus penderitaan dapat diungkapkan berikut ini : Seorang anak lelaki buta sejak diahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan mata hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan sampai di universitas dan akhirnya memperoleh gelar doctor di Universitas Sourbone Perancis. Dia adalah Prof.Dr. Thaha Husen, guru besar Universitas di Kairo, Mesir.

V.    Hubungan Manusia dan Penderitaan

Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani.
Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya.
Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan di akhirat.
Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka. Adapun akan lebih jelas akan dibahas sebagai berikut.

Sumber :
Buku Ilmu Budaya Dasar (penulis: Widyo Nugroho)